<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9786">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Digital Communication Instagram @Dikisahkan dalam membangun Digital Engagement dengan Fanbase Kelelawar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Angelica Marcella</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji praktik komunikasi digital yang dilakukan oleh musisi independen @Dikisahkan melalui platform Instagram dalam membangun dan mempertahankan keterlibatan digital dengan fanbase-nya, yaitu Kelelawar. Industri musik Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, terutama melalui platform digital yang membuka peluang besar bagi musisi independen untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Salah satu aspek penting dalam ekosistem ini adalah keterlibatan digital antara artis dan penggemar, yang tidak hanya mencerminkan apresiasi terhadap karya tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi peran komunikasi digital @dikisahkan melalui unggahan, interaksi di kolom komentar, serta representasi keseharian yang dibagikan di Instagram. Temuan menunjukkan bahwa konsistensi konten, interaktivitas, serta relevansi emosional memainkan peran utama dalam menciptakan loyalitas penggemar dan solidaritas komunitas. Selain itu, media sosial juga menjadi arena yang kompleks dengan potensi konflik dan dinamika sosial antaranggota fanbase. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan hubungan digital secara autentik dan strategis di tengah kompetisi industri musik digital yang semakin ketat, serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman akademik mengenai praktik komunikasi digital di era media sosial dalam konteks industri hiburan lokal. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi Digital, New Media, Digital Engagement. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Alexander Mamby Aruan, M.Si.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Angelica Marcella</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.016.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102905SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.016.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="6313" url="" path="/8e32fe7534b428c6a1c22f5faf390231.pdf" mimetype="application/pdf">Analisis Digital Communication Instagram @Dikisahkan dalam membangun Digital Engagement dengan Fanbase Kelelawar</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9786</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-29 13:45:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-29 13:48:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>