<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9527">
 <titleInfo>
  <title>Kesetaraan Gender dalam Gadis Kretek:</title>
  <subTitle>Analisis Semiotika Konstruksi Sosial untuk Menuju Perubahan Sosial Berkeadilan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lavenia Sri Laillatul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Film Gadis Kretek menghadirkan narasi tentang perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan gender di tengah kuatnya budaya patriarki dalam sejarah sosial Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perjuangan perempuan untuk mencapai kesetaraan direpresentasikan melalui karakter Dasiyah sebagai simbol resistensi terhadap struktur sosial yang timpang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika televisi John Fiske dan teori konstruksi sosial media massa, penelitian ini mengkaji empat episode awal film berdasarkan tiga level kode: realitas, representasi dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini membangun realitas sosial tentang relasi gender melalui simbol visual, dialog dan struktur kekuasaan budaya, namun sekaligus menghadirkan narasi perlawanan yang membuka peluang renegosiasi makna peran perempuan dalam budaya populer. Melalui aksi, gestur dan pilihan narasi Dasiyah, film ini menampilkan proses menuju perubahan sosial yang lebih adil dengan memperjuangkan ruang yang setara bagi perempuan. Dalam kerangka teori konstruksi sosial media massa, film ini memperlihatkan bagaimana media massa membentuk, meneguhkan, sekaligus memberikan ruang dekonstruksi atas nilai-nilai patriarki melalui proses eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi di masyarakat. Dengan demikian, Gadis Kretek tidak hanya mencerminkan perjuangan perempuan, tetapi juga menjadi medium advokasi budaya menuju masyarakat yang lebih berkeadilan.&#13;
&#13;
Kata Kunci:semiotika John Fiske, konstruksi sosial media massa, resistensi perempuan, kesetaraan gender, diplomasi budaya&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Xenia A. Wijayanto, S.H., M.Si.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Lavenia Sri Laillatul</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.052.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102652SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.052.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9527</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-19 14:53:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 11:07:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>