<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9488">
 <titleInfo>
  <title>REPRESENTASI GENDER DAN KEKUASAAN DALAM LIPUTAN SKANDAL BURNING SUN:</title>
  <subTitle>PERSPEKTIF MEDIA INTERNASIONAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadhila Fajriah Risky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR Jakarta</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skandal Burning Sun merupakan salah satu kasus besar dalam industri hiburan Korea Selatan yang mengungkap berbagai pelanggaran, mulai dari kekerasan seksual, penyalahgunaan kekuasaan, hingga keterlibatan aparat. Kasus ini mendapat perhatian luas dari media internasional, termasuk melalui dokumenter Burning Sun: Exposing the Secret K-pop Chat Groups yang dipublikasikan oleh BBC World Service. Masalah komunikasi yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana media internasional merepresentasikan gender dan kekuasaan dalam pemberitaannya, serta sejauh mana narasi tersebut membentuk pemahaman publik terhadap relasi kuasa dan posisi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi gender dan kekuasaan ditampilkan dalam dokumenter tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan unit analisis berupa 1.371 adegan, yang dikodekan berdasarkan kategori representasi gender dan kekuasaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki lebih dominan direpresentasikan baik dalam aspek gender (844 adegan) maupun kekuasaan (605 adegan), dibandingkan perempuan (527 adegan untuk gender dan 179 adegan untuk kekuasaan). Temuan ini mengindikasikan adanya ketimpangan representasi yang memperkuat dominasi laki-laki dalam struktur sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi media untuk lebih sensitif, adil, dan seimbang dalam merepresentasikan isu-isu gender dan kekuasaan dalam pemberitaannya.&#13;
Kata Kunci:Representasi Gender, Kekuasaan, Analisis Isi Kuantitatif, Dokumenter, Burning Sun&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hersinta, Ph.D</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fadhila Fajriah Risky</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kuantitatif</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.015.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102630SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.015.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9488</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 12:16:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 13:51:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>