<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9228">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Wacana Kritis Van Dijk:</title>
  <subTitle>Pemberitaan Fox News Terhadap Kontroversi White Lives Matter Kanye West</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilman Akbar Effendi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&quot;Tesis ini menyelidiki bagaimana media menggambarkan dukungan Kanye West terhadap gerakan White Lives Matter pada tahun 2022, dengan fokus khusus pada liputan Fox News. Kanye West, seorang tokoh terkemuka dalam industri musik, sering kali terlibat dalam berbagai kontroversi dan kerap dikritik karena pernyataannya yang ofensif dan rasis. Dukungan terbarunya terhadap White Lives Matter memicu reaksi keras dari komunitas kulit hitam, media, dan industri fashion. Meskipun demikian, Fox News melakukan wawancara dengan Kanye dan menggambarkannya secara positif, yang memunculkan pertanyaan tentang motif di balik tindakan jaringan tersebut. Melalui penerapan model Analisis Wacana Kritis Van Dijk, studi ini menganalisis dimensi tekstual, kognisi sosial, dan konteks sosial yang mendasari representasi Kanye West oleh Fox News.&#13;
&#13;
Analisis menunjukkan bahwa liputan Fox News dirancang secara strategis untuk sejalan dengan nilai-nilai konservatif, dengan menggambarkan kaum liberal sebagai penekan kebebasan berbicara, sementara Kanye West diposisikan sebagai korban. Analisis tekstual menunjukkan adanya konstruksi narasi yang disengaja, sementara analisis kognisi sosial menunjukkan bahwa produksi berita dipengaruhi oleh bias ideologis Tucker Carlson dan Fox News. Selain itu, analisis konteks sosial menunjukkan bahwa Fox News secara aktif memanipulasi narasi audiensnya dengan membatasi akses ke informasi yang seimbang, sehingga cenderung membangun masyarakat untuk mendukung agenda konservatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pencitraan Fox News tentang Kanye West bukan sekadar pembelaan terhadap kebebasan berbicara, melainkan upaya terencana untuk menggerakkan dukungan elektoral bagi tujuan politik konservatif.&quot;&#13;
&#13;
Analisis Wacana Kritis, Fox News, Teun A. Van Dijk, Kanye West</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rani Chandra Oktaviani</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Business Communication Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ilman Akbar Effendi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.BCM.015.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202598SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S2.BCM.015.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9228</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-17 10:34:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 13:38:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>