<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8780">
 <titleInfo>
  <title>Representasi Konsep Humor Pada Iklan Head &amp; Shoulders Edisi &quot;Siapakah BA Selanjutnya&quot; Dalam Membentuk Brand Awareness</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firsa Amanda Felita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Humor merupakan salah satu cara berkesan dalam iklan yang mampu membuat pesan lebih mudah diingat. Dalam konteks pemasaran, penggunaan humor telah menjadi strategi yang populer untuk menarik perhatian audiens. Dalam penelitian ini, fokus diberikan pada analisis penggunaan humor dalam iklan yang menampilkan Joe Taslim dan Fadil Jaidi edisi “Siapakah BA Selanjutnya”. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana humor incongruity, superiority, verbal, dan non-verbal digunakan dalam iklan untuk meningkatkan brand awareness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis (1) penggunaan bahasa verbal, bagaimana kata-kata yang digunakan, humor yang berkaitan dengan konsumen, kalimat-kalimat yang disampaikan untuk memahami penyampaian pesan, (2) bahasa tubuh karakter dan ekspresi wajah terhadap skenario dan dialog tertentu, (3) elemen visual yang menciptakan nuansa lucu dan menghibur yang dapat mengarahkan persepsi merek, (4) dinamika kelompok dan interaksi karakter, bagaimana kedua bintang iklan menciptakan situasi lucu, termasuk dialog candaan, reaksi spontan, dan dinamika emosional yang terjadi antar kedua bintang iklan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan humor incongruity, superiority, verbal, dan non-verbal memberikan kesan positif dalam menarik perhatian penonton dan meningkatkan kesadaran merek. Analisis tematis terhadap data mengungkapkan pola umum, respons, dan kesan yang muncul dari penggunaan humor dalam iklan Head &amp; Shoulders edisi “Siapakah BA Selanjutnya”.&#13;
&#13;
brand awareness, humor incongruity, humor superiority, humor verbal, humor non-verbal, iklan humor.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Novrita Widiyastuti</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication (E-Learning PJJ)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Firsa Amanda Felita</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.021.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102163SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.021.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8780</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-10 11:31:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-10 12:06:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>