<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8684">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Komunikasi Kebijakan Pemerintah Belanda Atas Polemik Green Energy</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ria Fajarwaty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pemerintah Belanda mengimplikasikan kebijakan Green Energy serta mengungkap polemik yang terjadi atas kebijakan tersebut dengan tujuan, peneliti dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu resistensi publik terkait kebijaklan Green Energy.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data primer dan sekunder yang dilakukan dengan melakukan penelusuran melalui Wawancara,dokumentasi,media,arsip.Pengecekan data dilakukan peneliti dengan menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejatinya masyarakat Belanda mendukung penuh tujuan berkelanjutan namun hal tersebut tergesur akibat kurang baiknya sosialisasi dan edukasi seputar Green Energy.Cara pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakan dengan pemilihan serta penggunaan bahasa yang digunakan pemerintah Belanda terbilang sulit di mengerti disisi lain penggunaan komunikasi persuasif ganjaran (pay-off technique) yang menyebabkan masyarakat tidak memiliki wadah untuk memberikan umpan balik,serta diikuti oleh penyebaran akses informasi yang sulit di jangkau dan tidak merata di seluruh kalangan masyarakat.Beberapa polemik yang muncul seperti melemahnya kepercayaan masyarakat akan kebijakan pemerintah hasil dari komunikasi yang kurang baik dan jelas atas kebijakan Green Energy kebijakan yang memberatkan dan jangka waktu penerapan yang sulit dijangkau oleh kalangan masyarakat,serta kebijakan yang memberatkan satu dengan lainnya dan tidak konsisten.Faktor-faktor diatas yang kemudian memicu pergerakan sosial yang ditandai dengan demo besar-besaran para petani Belanda.&#13;
&#13;
Green Energy, Komunikasi Persuasif, Peraturan Belanda,pergerakan sosial,Komunikasi Kebijakan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rudi Sukandar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication (E-Learning </topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ria Fajarwaty</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.007.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102066SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.007.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cober_skrip.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8684</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-05 12:05:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-06 10:22:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>