<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7919">
 <titleInfo>
  <title>Perbandingan Branding Keindonesiaan Dalam Mata Uang Kertas Rupiah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Michael Herdi Hadylaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian dengan judul “Perbandingan Branding Keindonesiaan dalam Mata Uang Kertas Rupiah (Analisis Semiotika Model Peirce pada Mata Uang Kertas Rupiah Emisi 2022 dan 1992)” ini bertujuan untuk memahami bagaimana perbandingan narasi keindonesiaan digambarkan dalam tiga dekade antara 1992 dan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma interpretif dan analisis semiotika Peirce. Model semiotika Perice menegaskan bagaimana tiga komponen semiotika, yaitu tanda, objek, dan interpretan, menghasilkan makna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang memiliki fungsi lebih dari sekedar fungsi moneter. Uang juga memiliki fungsi komunikasi dan terdapat pesan yang disampaikan melalui uang. Penelitian ini melihat Rupiah sebagai alat menyampaikan pesan dan pesan yang disampaikan terkait dengan representasi keindonesiaan. Penelitian ini menemukan bahwa di permukaan, baik Rupiah emisi 2022 dan 1992 sama-sama menampilkan simbol-simbol yang merepresentasikan keindonesiaan. Di balik semua itu, simbol-simbol yang digunakan selain merepresentasikan keindonesiaan menampilkan juga agenda politik. Simbol untuk merepresentasikan keindonesiaan bergantung pada agenda politik, sejauh mana simbol itu selain dapat merepresentasikan keindonesiaan juga dapat merepresentasikan agenda politik penguasa. Oleh  karena itu, sekalipun terpaut tiga dekade Rupiah emisi 2022 dan 1992 sama- sama menggunakan narasi keindonesiaan sebagai tampilan depan namun  mengusung agenda politik rezim berkuasa di belakang narasi keindonesiaan tersebut.&#13;
&#13;
 Kata Kunci: rupiah, keindonesiaan, semotika Peirce</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Corporate Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Michael Herdi Hadylaya</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yuri Alfrin  Aladdin</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.CC.370.011.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S200549SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S2.CC.370.011.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7919</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 09:44:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 15:38:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>