<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5993">
 <titleInfo>
  <title>Kemitraan yang Dibangun Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan Dimensi Domestik dalam Program Dialog Lintas Agama</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samiirah Ramli Al 'Amri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia memiliki nilai khas dalam diplomasi publiknya yakni dimensi domestik yang digunakan untuk pengembangan kebijakan luar negeri, strategi, serta pembentukan identitas eksternalnya, namun sampai saat ini tidak banyak kajian yang membahas keterlibatan dimensi domestik dalam diplomasi publik Indonesia secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dimensi domestik melalui salah satu program yakni Dialog Lintas Agama. Dialog Lintas Agama merupakan fitur tetap diplomasi publik Indonesia sejak tahun 2004. Program ini dinilai berhasil dalam memperbaiki citra buruk Indonesia pasca tindakan-tindakan terorisme dan radikalisme yang terjadi di Indonesia pada tahun 2001-2004, menjadi program yang berperan atas terpilihnya Indonesia sebagai Dewan Tidak Tetap Keamanan PBB, serta Anggota Dewan HAM PBB dan dalam menjalankan dialog lintas agama, Kementerian Luar Negeri melibatkan secara langsung berbagai aktor domestik sehingga program ini dapat menjadi representasi terbaik untuk menganalisis kemitraan antara Kementerian Luar Negeri dengan dimensi domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga konsep dimensi domestik milik Katarzyna Pisarska yakni Informasi, Kolaborasi, dan Penentuan Identitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kementerian Luar Negeri memang berupaya untuk membangun kemitraan yang baik dengan dimensi domestik, namun belum sempurna, masih diperlukan beberapa strategi tambahan untuk memaksimalkan kemitraan yang ada. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Diplomasi Publik, Dimensi Domestik, Islam Moderat, Dialog Lintas  Agama &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rudi Sukandar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2021</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Samiirah Ramli Al 'Amri</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.030.21</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100880SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.030.21</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>SAMPUL_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5993</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-04 11:10:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-24 14:22:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>