<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1697">
 <titleInfo>
  <title>Korea Indonesia Film Festival 2018 Sebagai Soft Power Korea Selatan di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISZNEVIA YOLANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Filmmerupakan    bagian    dari pop    culturekarena    berbentuk kebudayaan  modern  dan  dapat dinikmati  oleh  masyarakat  luas.  Korea Selatan    sebagai    negara    yang menggunakan pop    culture serta memanfaatkannya  sebagai strategi  untuk bangkit dari krisis  yang dialami oleh   negara   tersebut   pada   tahun   1997   menjadikan   berbagai   aspek kebudayaan modern yang mereka miliki sebagai soft powerKorea Selatanyang  salah  satunya adalah  melalui  film.  Indonesia  merupakan  salah  satu negara yang  menjadi target dalam penyebaran pop cultureKorea Selatandengan    mengadakan    Korea    Indonesia FilmFestival(KIFF)    yang merupakan  program tahunandan  acara  ini adalah  bagian  dari  program KCC  Indonesia  dan  bekerja  sama  dengan  CGV  Cinema  Indonesia  yang tidak  hanya  menampilkan  film  dari  Korea  saja  tetapi film  Indonesia  juga.Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis lebih  jauh  mengenai  proses pelaksanaan  program  Korea  Indonesia  Festival  2018  sebagai soft  powerKorea   Selatan   di   Indonesia.Adapun penulisan   skripsi   ini   adalah berdasarkan  teori  SMCR  yang  dicetuskan  oleh  David  K.  Berlo  dalam  teori komunikasi  untuk    melihat  bagaimana  proses  pelaksanaan  program  serta proses  komunikasi  dalam  penyampaian soft  power yang  dilakukan  Korea selatan  di  Indonesia  melalui  acara  KIFF  2018. Penelitian  ini  dilakukan melalui  studi  kepustakaan  dan  wawancara.  Peneliti  menggunakan  metode penelitian  kualitatif  agar  nantinya  akan  menghasilkan  kesimpulan  yang relevan dan didukung oleh sumber data yang tercantum di dalam penelitian.Hasil dari penelitian ini adalah betul adanya bahwa KCC sebagai state actor melakukan  soft  power  melalui  KIFF  2018  dengan  menyampaikan  pesan-pesan   penyebaran   budaya   melalui   proses   komunikasi yangdianalisa dengan model SMCR.&#13;
Kata kunci :Korea Selatan, Indonesia, soft power, KCC Indonesia, CGV Cinema Indonesia, budaya, SMCR, komunikasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <name>RISZNEVIA YOLANDA</name>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.044.2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100004SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.044.2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1697</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-18 12:28:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-22 14:40:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>