<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10140">
 <titleInfo>
  <title>Advokasi Kebebasan Pribadi Di Dalam Film Ave Maryam Berdasarkan Analisis Wacana Kritis Dari Siegfried Jager Dan Florentino Maier</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anastasya Dea Grace Anggraeni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Evelina Witanama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan sinema Indonesia dalam dua dekade terakhir menunjukkan peran penting film sebagai medium representasi sosial, budaya, dan spiritual. Lebih dari sekadar hiburan, film menjadi sarana sutradara dan penulis untuk memvisualisasikan realitas, menantang norma, dan membangun ruang dialog publik. Dalam ranah spiritual communication, sinema mampu menyampaikan pesan dan nilai keagamaan atau kehidupan batin melalui narasi, simbol, dan pengalaman visual yang menghubungkan penonton dengan makna iman maupun pencarian jati diri. Penelitian ini menganalisis film Ave Maryam (2019) menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) Siegfried Jäger &amp; Florentino Maier untuk mengungkap bentuk-bentuk pembatasan dan kebebasan berekspresi tokoh utama, Suster Maryam, dalam konteks advokasi kebebasan pribadi di ruang religius. Data diperoleh melalui analisis praktik diskursif (dialog dan bahasa), non-diskursif (gestur, ekspresi, tindakan), dan materialisasi objek (atribut religius, ruang fisik, simbol visual) pada film versi bioskop, serta wawancara dengan tokoh agama dan pengamat film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ave Maryam menampilkan kebebasan pribadi sebagai proses negosiasi sunyi antara ideal self yang terikat kaul religius dan real self yang merindukan cinta dan otonomi. Perlawanan dihadirkan secara simbolik melalui gestur, ruang privat, dan narasi visual, tanpa menafikan identitas religius tokoh. Temuan ini membongkar bagaimana kebebasan pribadi kerap kali tidak sepenuhnya otonom, melainkan dinegosiasikan dalam ruang-ruang sunyi yang dibentuk oleh norma institusional religius sekaligus membuka wacana publik tentang hubungan antara iman, cinta, dan kebebasan personal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Film Indonesia, Komunikasi Spiritual, Analisis Wacana Kritis, Kebebasan pribadi, Ave Maryam</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Rino F Boer</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Non Thesis - Professional Seminar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Anastasya Dea Grace Anggraeni</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Evelina Witanama</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.MCM.007.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202826SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S2.MCM.007.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10140</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 10:24:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 13:43:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>