<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10096">
 <titleInfo>
  <title>Perspektif Pemimpin Queer Dalam Melawan Diskriminasi Dan Stigma Komunikasi Kepemimpinan Di Tempat Kerja</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adnan Toyib</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adanya diskriminasi dan stigma yang menerpa kelompok LGBTQ, membuat seorang queer yang terbuka sebagai pemimpin membutuhkan upaya untuk mengatasi diskriminasi dan stigma di ranah profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perspektif pemimpin queer dalam melawan diskriminasi dan stigma komunikasi kepemimpinan di tempat kerja. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini yaitu paradigma kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan naratif. Teori Queer Judith Butler menentang heteronormativitas, lembaga, struktur, dan praktik yang mengutamakan heteroseksualitas. Butler juga menolak kategori gender yang tetap dan berpendapat bahwa orientasi dan identitas seksual adalah kinerja yang cair dan kompleks dari pada aspek identitas yang stabil dan esensial. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa para pemimpin queer dalam melawan diskriminasi dan stigma komunikasi kepemimpinan yaitu pertama, mengonfirmasi dan berkomunikasi secara langsung terhadap pelaku. Mereka juga meningkatkan performa kinerja, konsistensi, menegaskan batasan, dan teguh pada pendirian. Sebagai bentuk kritik terhadap heteronormativitas, pemimpin queer menegaskan bahwa identitas seksual bukanlah parameter kelayakan sebagai pemimpin. Kedua, kompetensi komunikasi kepemimpinan yang mereka terapkan yaitu keadilan sesama manusia, berani jadi diri sendiri, menyampaikan rasa semangat, menjadi pelindung, sadar akan kesehatan mental, menjadi sensitif, membangun ikatan, mengedepankan kesetaraan, dan bertukar pikiran. Ketiga, melalui kepemimpinan transformasional yang mengedepankan inklusivitas pemimpin queer menekankan keberhasilan kepemimpinan dengan menjadi teladan yang merangkul, menginspirasi, dan menggerakkan tim melalui gaya komunikasi yang terbuka, fleksibel, dan demokratis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Diskriminasi, Stigma, LGBT, Queer, Kepemimpinan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rudi Sukandar, Ph.D</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Digital Communication and Media Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Adnan Toyib</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.DCMM.001.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202785SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S2.DCMM.001.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10096</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 14:30:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 14:40:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>